ceritanet                              situs karya tulis,  po box 49 jkppj 10210 
edisi 154
jumat 180408

edisi 154 : Aurora Kemarahan

Masuklah, ridna! Di luar orang-orang mulai mengigau dan tak pedulikan genangan air matamu yang telah membibir itu. Selama angin masih membelaimu. Kenangkanlah bahwa kita hanya seonggok sampah yang tak akan pernah mengerti makna perjalanan ini. Gendhotwukir

Nenek saya dan Manyasha berkenalan sejak tinggal di kota Kirzhach. Manyasha lahir di sana dan bekerja di pabrik tenun sutra. Adapun nenek saya, dia datang ke situ mengikuti suaminya yakni kakek saya yang setelah meninggalkan dinas militer hendak tinggal justru di tempat kelahirannya.Indonesia,
Andrei Evplanov (diterjemahkan oleh Victor Pogadaev)

Keesokan hari bermula seperti hari-hari lainnya bagi Lia. Pagi-pagi pukul 8 dia antar Mayka ke nursery naik bus Nomor 9. Biasanya bus itu cepat datangnya tapi pagi itu agak telat yang menyebabkan Mayka juga telat. Sebenarnya bukan salah bus, tapi salah Lia, yang merupakan jenis orang yang last minute, yang selalu mengerjakan sesuatu ketika deadline sudah dekat sekali. Ibu Presiden, Tirzah

sampul
esei
sajak
laporan
cerpen
novel
memoar
komentar
terbitan
edisi lalu
daftar buku

kirim tulisan

ikut mailing list

tentang ceritanet
ceritanet©listonpsiregar2000