ceritanet                              situs karya tulis,  po box 49 jkppj 10210 
edisi 150
jumat 150208

edisi 150: Keep It Simple Stupid

Memang, hidup begitu nelangsa. Apalagi saat itu, saat revolusi menjadi panglima. Revolusi yang tiba-tiba merebut suamimu atas nama perang melawan antek neokolim, Malaysia. Revolusi yang tidak hanya memisahkan kalian tapi juga mengabarkan hal paling buruk sepanjang hidupmu. Jejak Duka, Han Gagas

“Boleh tahan nih Pak Hayat, jam nya kuning“ ledek kolegaku selesai meeting di kantornya di Kalimantan. Tangan kiriku dipegangnya dan cekikikan melihat jam plastik Levis LTB 1302. Mata keranjangku juga disuguhi Rolex GMT 1675 yang melingkar angkuh di pergelangan tangan kanannya. Keep It Simple Stupid Kiss, Presiden Hayat

Jalanan aspal sudah berganti jalan becek, berliku, dan berbatu. Semakin jauh kami mendaki terasa semakin jauh pula Bukit Serelo yang akan kami tuju. Keringat membahasahi seluruh tubuh yang lelah mendaki. Keluhan dan rintihan mulai terucap dari bibir kami yang lelah. Mimpi Bukit Serelo, Rinto Sepriadi Ada kebun karet, kebun kopi, kebun sawit, sawah tadah hujan, kebun jagung, kebun durian, kebun rambutan, dan hutan. Sungai yang mengalir jernih,dengan suara gemericik, maupun kicau burung-burung, atau sekawanan monyet yang bergelantungan juga suara serangga hutan saling bersahutan. Ke Puncak Bukit, Poniman

sampul
esei
sajak
laporan
cerpen
novel
memoar
komentar
terbitan
edisi lalu
daftar buku

kirim tulisan

ikut mailing list

tentang ceritanet
ceritanet©listonpsiregar2000