edisi 14,
Rabu 13 Juni 2001
ceritanet
situs nir-laba
untuk karya tulis
Situs ini didirikan November 2000 sebagai media tukar karya tulis. Asumsinya banyak karya tulis yang tidak dimuat media massa konvensional, namun layak dibaca sejumlah orang. Ada juga harapan ceritanet secara perlahan-lahan, dan tidak langsung, bisa mengembangkan gaya karya tulis internet.
Cakupan karya tulis dalam ceritanet sangat terbuka, mulai cerita pendek, novel, puisi, dan esei. Adapun terbitan berupa resensi buku, informasi buku, maupun laporan-laporan lembaga tertentu --baik laporan tahunan, laporan penelitian, dan laporan temuan suatu komite kerja. Sedangkan laporan dalam ceritanet berupa laporan jurnalistik --mencakup tinjauan peristiwa dan tinjauan film-- atau laporan perjalanan. Penggolongan lain adalah berita aktual yang berhubungan dengan karya tulis.
Ceritanet juga membuka kesempatan sebagai media informasi kegiatan, yang --secara langsung maupun tidak langsung-- berkaitan dengan kemajuan karya tulis. Dengan sifat nir-laba, ceritanet tidak memberikan honor bagi setiap karya tulis dan sekaligus tidak memungut biaya apapun. Jika ada materi di ceritanet yang 'berbau' promosi, yang umumnya ditemukan dalam halaman acara dan terbitan, semata-mata didasarkan pada kepentingan orang banyak dan berhubungan dengan usaha-usaha peningkatan karya tulis.
Ada kemungkinan ceritanet menerima sumbangan --yang independen-- dan sumbangan serta penyumbang akan diumumkan secara terbuka di halaman ini, termasuk penggunaannya.
s
Penulis Edisi 14
Sitok
Srengenge,
kini ikut mengelola jurnal kebudayaan Kalam. Kumpulan tiga antologi puisinya
yang terbaru sudah diterbitkan ; Kelenjar Bekisar Jantan, Anak Jadah, dan
Nonsens. Aktif membantu AJI waktu pembredelan Tempo, Detik dan Editor di
jaman Suharto dulu.
Farah
Rachmat,
sehari-hari
bekerja independen sebagai penterjemah Inggris-Indonesia, Perancis-Indonesia
. Pernah sekolah di D3 Perancis Fakultas Sastra Universitas Indonesia dan
di EU Paris.
Julito da Assuncao
kelahiran Timor Lorosae. Jaman pendudukan Indonesia di Timor Timurdi aktif
di majalah kaum clandestine Talitakum, dan setelah Timor Lorosae merdeka
tetap bekerja di Majalah Talit@kum generasi baru. Ia juga bergabung di Penerbitan
Direito, Yayasan HAK Timor Lorosae.
situs nir-laba
untuk
karya tulis
ceritanet