ceritanet                              situs karya tulis,  po box 49 jkppj 10210 
edisi 143
sabtu 010907

Luka Batu Burung Kulalui

Aku membenci kekerasan, tapi Mamat tidak. Dia sibuk memilih butir-butir batu di pinggiran jalan setapak kebun. Ditimangnya beberapa dari batu-batu itu sebelum dimasukkannya ke dalam saku celana. Dia menatapku seolah sedang mengancam seseorang yang ingin melarangnya. Sepotong Sayap di Luka Batu - Dedy T. Riyadi

jiwa seperti malaikat, tidak jantan tidak betina, punya sayap seperti burung, berumah di lembah-lembah
dan gunung-gunung,jauh jiwaku terbang mencapaimu, pasrah bersandar di bahu kananmu, tak lagi gelisah mencari tahu, siapa kekasih siapa cintaku. Burung Jiwa - Moyank

Kulalui tanpa sebab...kujalani tanpa kutahu...kunikmati tanpa kurasa....kulewati...kuingin...kutinggal... kuenggan...kugapai...kumau. Bila ku tak lalui...maka ku tak pernah tahu...apa yang kudapat, kugenggam, kugapai, kurasakan. Kulalui - Ria Simanjuntak

sampul
esei
sajak
laporan
cerpen
novel
memoar
komentar
terbitan
edisi lalu
daftar buku

kirim tulisan

ikut mailing list

tentang ceritanet
ceritanet©listonpsiregar2000