ceritanet                              situs karya tulis,  po box 49 jkppj 10210 
edisi 140
rabu 180707

sajak ia hanya
Hery Sudiyono

ia hanya ingin menari
di lembah (kemarau, ucapmu, akan menghapuskanku)
tengah malam

ia hanya…

kota tua

di bawah teras sebuah rumah kau mencuri sejumput tawa,
ia sebentuk terakota sebuah kota yang tua
graffiti yang seperti hendak…
yang tercekat oleh bercak darah dari rejan gelandang tua

ingatan, ucapmu, selalu saja akhirnya memutih,
menghadirkan yang tak pernah tunai, dan kita akan mudah kecewa
karena tak lagi mengerti sampai di mana

testimony

bukankah kau jubah yang tergeletak di kaki beringin ketika si gelandang tua berpesiar ke garba cahaya?
(gigil itu telah usai, telah tunai)

bukankah kau beringin dengan rima sebuah jeda?

bukankah kau…?

lanskap

bangku taman
berbisik
sore
hujan
menggigil
kedinginan
***

sampul
esei
sajak
laporan
cerpen
novel
memoar
komentar
terbitan
edisi lalu
daftar buku

kirim tulisan

ikut mailing list

tentang ceritanet

memoar Duri dan Padi
Presiden Hayat

cerpen Pada Sebuah Masjid
Imron Supriyadi

ceritanet©listonpsiregar2000