ceritanet                              situs karya tulis,  po box 49 jkppj 10210 
edisi 136
jumat 180507

Edisi 136: Krisis Sonya Gadis Kecil

Dengan sistem dan pola pikir sebagian pemegang kebijakan negeri ini yang belum berubah, mengakibatkan masyarakat kita juga tidak pernah terdidik untuk menonton film yang berkualitas secara ideologis. Maka pada masa Orba (Rezim Soeharto) film-film garapan Garin Nugroho seperti Daun Di atas Bantal, Pasir Berbisik, juga dilarang. Sementara pada era reformasi-pun, film-film Garin Nugroho juga tidak laku di beberapa daerah. Krisis Ideologi Perfilman Nasional, Imron Supriyadi

Malam ini aku berhenti melukis wajah isteriku di atas kanvas. Sonya memang perempuan terakhir yang kini harus aku pertanggung-jawabkan. Aku bertekad menikahinya, apapun yang terjadi. Menurutku Sonya adalah perempuan yang memiliki ketegaran lebih dari pada aku menghadapi sesuatu. Terlalu absurd memang. Aku tak mengerti sama sekali, apa artinya Sonya di antara perempuan lain di negeri yang serba mengambing-hitamkan mereka. Sonya, Abednego Afriadi

embun itu bermain di pelupuk matamu, gadis kecilku.
ada di sana, sejak kau terjaga pagi tadi.
ah, sudahkah kau bermimpi semalam?
tentang boneka kelincimu. tentang gaun pestamu.
atau, tentang apa saja.
Sajak Buat Gadis Kecilku, Teguh S. Usis

sampul
esei
sajak
laporan
cerpen
novel
memoar
komentar
terbitan
edisi lalu
daftar buku

kirim tulisan

ikut mailing list

tentang ceritanet
ceritanet©listonpsiregar2000