ceritanet                              situs karya tulis,  po box 49 jkppj 10210 
edisi 134
sabtu 140407

cerpen Salam Sastra Buat Pujangga
Elmi Zulkarnain
“I feel stupid whenever I speak Malay.”
Akhbar itu menukil pernyataan seorang artis muda dari seberang yang bintang selebritinya sepatutnya bersinar. Aku menggerakkan kakiku merentas kulit bumi dari sekolahku yang terletak di kawasan Tanjong Katong menuju pulang ke Marine Drive. Aku seperti dirasuk dengan luahan si artis muda manja itu.
baca

esei Rasio Sastra, Mengenang Pramoedya Ananta Toer
M. Arpan Rachman
“Setiap manusia yang hidup akan menemui kematian…”
Pramoedya Ananta Toer adalah sastrawan yang menjelma bagai sebuah ikon tentang kebebasan yang dibungkam. Sebagai pengarang, dia mendapatkan nama besar dari penjara ke penjara, menjadi orang hukuman. Mula-mula dijebloskan pada Aksi Militer I Belanda, kemudian ditahan dan dibuang oleh rezim yang pernah berkuasa di Indonesia.
baca

cerpen Aku dan Hujan
Dyah Nyiur
Hujan kembali membuat aku tercengang-cengang dengan dampak kehadirannya yang aneh. Barangkali sebenarnya semua biasa dan alamiah saja. Tapi bagiku, hampir setiap kudengar gelegar guntur, setiap kali pula kusebut nama Tuhan banyak-banyak di dalam doaku. Sebuah doa penolak bala. ”Tolong, Tuhan, kirimkan hujan-Mu secukupnya. Secukupnya saja! Sampai bulan lalu barangkali kota kami masih menderita kekeringan.
baca

sampul
esei
sajak
laporan
cerpen
novel
memoar
komentar
terbitan
edisi lalu
daftar buku

kirim tulisan

ikut mailing list

tentang ceritanet
ceritanet©listonpsiregar2000