sampul | cerpen | sajak | novel | esei | laporan | memoar | terbitan | komentar
edisi 12, Selasa 15 Mei 2001
situs
nir-laba untuk karya tulis
ceritanet
Situs ini didirikan November 2000 sebagai media tukar karya tulis. Asumsinya banyak karya tulis yang tidak dimuat media massa konvensional, namun layak dibaca sejumlah orang. Ada juga harapan ceritanet secara perlahan-lahan, dan tidak langsung, bisa mengembangkan gaya karya tulis internet.
Cakupan karya tulis dalam ceritanet sangat terbuka, mulai cerita pendek, novel, puisi, dan esei. Adapun terbitan berupa resensi buku, informasi buku, maupun laporan-laporan lembaga tertentu --baik laporan tahunan, laporan penelitian, dan laporan temuan suatu komite kerja. Sedangkan laporan dalam ceritanet berupa laporan jurnalistik --mencakup tinjauan peristiwa dan tinjauan film-- atau laporan perjalanan. Penggolongan lain adalah berita aktual yang berhubungan dengan karya tulis.
Ceritanet juga membuka kesempatan sebagai media informasi kegiatan, yang --secara langsung maupun tidak langsung-- berkaitan dengan kemajuan karya tulis. Dengan sifat nir-laba, ceritanet tidak memberikan honor bagi setiap karya tulis dan sekaligus tidak memungut biaya apapun. Jika ada materi di ceritanet yang 'berbau' promosi, yang umumnya ditemukan dalam halaman acara dan terbitan, semata-mata didasarkan pada kepentingan orang banyak dan berhubungan dengan usaha-usaha peningkatan karya tulis.
Ada kemungkinan ceritanet menerima sumbangan --yang independen-- dan sumbangan serta penyumbang akan diumumkan secara terbuka di halaman ini, termasuk penggunaannya.
Penulis Edisi 12
Yusuf
Arifin,
tamat Universitas Yogyakarta masuk Majalah Detik sampai dibredel tahun
1994 sebelum jadi Produser Radio di BBC Siaran Indonesia.
Ningrum Sirait,
pengajar
Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara Medan, pernah aktif dalam Rally
Indonesia yang mengorganisir rally internasional untuk kawasan Medan, kini
sedang riset di Madison, Amerika Serikat, untuk program S3 bidang Hukum
Internasional Senja
Ungu alias Aulia Andri, wartawan
di detikcom biro Medan, sebelumnya jadi wartawan Gatra, dan sekarang hijrah
ke Jakarta ; tetap di detikcom sambil kuliah di Magister Manajemen Universitas
Indonesia.
Sutrisno Budiharto, aslinya
Wonogiri dan sempat
kuliah di Yogyakarta tapi belum rampung sudah bergabung dengan Kedaulatan
Rakyat, pindah ke Harian Surya, dan sekarang di Radar Solo. Pernah dihajar
massa Golkar di Solo.
Ahmad Taufik, aktif
dalam gerakan demokrasi dan sekaligus menjadi wartawan sejak masih mahasiswa
di Universitas Islam Banndung. Pendiri Majalah Suara Independen yang dilarang
pemerintah Orde Baru dan sempat ditahan selama tiga tahun lebih. Sekarang
bergabung kembali dengan Majalah Tempo.
Ze'sopol
Caminha
pernah kuliah di Institut Ilmu
Sosial dan Ilmu Politik Jakarta tapi tidak lulus, karena situasi politik
Timor Lorosae pada tahun 1999. Aktif dalam clandestine perjuangan kemerdekaan
Timor Lorosae, antara lain menjadi wartawan
Talitakum. Kini kembali ke Dili sebagai relawan di Yayasan Hak Timor Lorosa'e
dan Fundacao Haburas, sebuah LSM lingkungan hidup.
situs nir-laba
untuk
karya tulis
ceritanet
kirim tulisan
©listonpsiregar2000sampul | cerpen | sajak | novel | esei | laporan | memoar | terbitan | komentar