<%@LANGUAGE="JAVASCRIPT" CODEPAGE="1252"%> ceritanet

 ceritanet situs nir-laba untuk karya tulis   edisi 108 kamis 8 september 2005,  po box 49 jkppj 10210

sajak Eiffel
Laura Paais

mana puisi-puisi yang kau tulis
dan kau kirim buat perempuan Afrika
berkaki panjang itu?

dengan mawar sepuluh tangkai
kau bilang itu cukup

dengan puisi dua bait
kau bilang dia gemetar

dengan satu tatap mata
kau bilang dia terlena

Eiffel…Eiffel
aku termangu melihat lagakmu


Eiffel

kau pernah lihat Paris bergaun malam?
di sana dia menyembunyikan keperkasaannya
dan memoles tebal-tebal bibirnya
supaya ketika tersenyum
siapa pun dibuatnya terpana

aku mengeluh pilu
dari sini kunikmati nafasmu
yang tak pernah selesai bercumbu


Transitalia

tak ada kereta ke Barcelona hari ini
padahal aku ingin teruskan mimpi di sana

aku masih di stasiun Milano
tadi pagi kuterima kabar
tak hilang sepi yang mendatangimu beria-ria
mau kau sukakan dengan anggur
sudah tak manis lagi
dan kau bilang semua ruangmu tertutup

aku melihat kereta datang dan pergi
yang berpelukan harus rela melepaskan yang dipeluk
lalu melambai, mula-mula dekat
makin lama menjauh
dan hilang
yang tinggal cuma kenangan
tadi aku dan dia masih berpelukan
tidak berkata
hanya merasa
di sini
(menjelang keberangkatan ke Nice, 2001)

tentang ceritanet

sampul
esei
sajak
laporan
cerpen
novel
memoar
komentar
terbitan
edisi lalu
daftar buku

kirim tulisan

ikut mailing list

tulisan edisi 108

laporan Mau Cium atau Parkir?
Ningrum N. Sirait

novel Dokter Zhivago
Boris Pasternak

ceritanet
©listonpsiregar2000