ceritanet situs nir-laba untuk karya tulis     edisi 106 rabu 3 agustus 2005,  po box 49 jkppj 10210

novel Dokter Zhivago
Boris Pasternak
(alih bahasa Trisno Sumardjo), disalin dari terbitan Djambatan, Maret 1960)

Mendekati daerah pertambangan, kian lama kian banyak pemukiman; bagian perjalanan makin pendek, pemberhentian tambah sering. Banyak lagi orang turun naik di stasiun-stasiun kecil. Mereka yang hanya bepergian jarak pendek, tidak cari tempat dan tidur, melainkan duduk dimana-mana, dekat pintu atau di tengah deresi dan berbantahan dengan suara lembut tentang masalah-masalah setempat yang hanya dimengerti oleh mereka sendiri.

Dari sentilan-sentilan yang dilantingkan oleh orang-orang setempat itu dalam tiga hari terakhir, Yury menyimpulkan bahwa di sini kaum Putih sedang mendapat hasil terbaik dalam pertempuran dan sudah atau hampir merebut Yuryatin; dan kalau ia tak salah dengar tentang namanya, atau juga tak ada orang lain senama dengan teman lamanya itu, maka pasukan-pasukan Putih dipimpin oleh Galiullin, yang penghabisan kali dilihatnya di Melyuzeyevo,

Karena tak hendak mengejutkan keluarganya dengan desas-desus yang kabur ini, ia buat sementara tak menyampaikan apa-apa kepada mereka.
***bersambung

tentang ceritanet

sampul
esei
sajak
laporan
cerpen
novel
memoar
komentar
terbitan
edisi lalu
daftar buku

kirim tulisan

ikut mailing list

proyek buku

Belajar dan (atau)
Bekerja

tulisan edisi 106

sajak Bagaimana Harus Kulukis Sungai
Amir Ramdhani

cerpen Ceritera Dibalik Nama
Ismeyd Babel

ceritanet
©listonpsiregar2000