ceritanet situs nir-laba untuk karya tulis                                                                                                edisi 103 senin 20 juni 2005,  po box 49 jkppj 10210

memoar Lonceng-lonceng Indah
Mula Harahap
Lonceng sekolah kami --ketika saya masih bersekolah di SD Immanuel, Jalan Diponegoro, Medan--adalah lonceng yang paling indah di dunia. Saya berani mengatakan demikian, karena saya sudah mengamati begitu banyak sekolah dan begitu banyak lonceng. Ada sekolah yang loncengnya terbuat dari peleg ban mobil. Agar berdentang, maka peleg itu harus dipukul dengan sepotong besi. Ada sekolah yang loncengnya terbuat dari potongan besi rel. Alat pemukulnya juga terbuat dari mur besar, yang biasanya dipakai untuk menahan rel tersebut ke bantalan kayu jati di bawahnya.
selengkapnya

novel Dokter Zhivago
Boris Pasternak
Walaupun sudah kasep dan segera malam akan tiba, kereta api diharapkan akan berangkat juga satu dua jam lagi. Yury dan Tonya turun untuk bersenang-senang melihat rel yang bersih itu sekali lagi, Tapi di situ tak ada seorangpun yang ketinggalan. Mereka memandang kejauhan, bertukaran beberapa kata, lalu kembali. Waktu balik ke deresi itu, mereka dengar suara dua perempuan yang bertengkar dengan hebat dan mereka kenal itu suara Ogryskova dan suara Tyagunova; mereka bergerak ke arah yang sama, tapi disebelah lainnya dari kereta api, tersembunyi oleh barisan deresi tak berujung.
selengkapnya

ceritanet
©listonpsiregar2000

tentang ceritanet

sampul
esei
sajak
laporan
cerpen
novel
memoar
komentar
terbitan
edisi lalu
daftar buku

kirim tulisan

ikut mailing list


daftar buku
non-fiksi
The Stories of English
David Crystal

(Penguin)

fiksi
White
Marie Darrieussecq
(Faber)