ceritanetsitus karya tulis, edisi 177 jumat 090626
ikut mailing list
tentang ceritanet
Soalnya apakah memang rakyat Indonesia perlu perubahan? George W. Bush menang 2 putaran karena dalam pemilihan 2004 orang Amerika justru mengharapkan ‘status quo.’ Sedang soal sara, Amerika perlu waktu 233 tahun merdeka sedang Indonesia baru 64 tahun. Jadi dengan status quo dan masih perlunya sara yang unggul adalah Susilo Bambang Yudhono, disusul Mega (karena menjabat presidennya sudah lebih dari 5 tahun lalu dan ada darah Bali) Satu, Dua, Dua, Liston P. Siregar Dalam dendam luka bibir bunga, ditingkah gemulai kepak sayap sayap yang teralun rindu, aku kelu, merafal mantra birahi yang singkap. Oh yang setaman, didihkan wangimu, sampai kita saling memuji digemetar waktu berikutnya, hingga aku khidmat mengeja bahwa yang ditunduk jemari daun itu adalah bungaku yang hijrah dimusim semi, lamunku sungguh. Tentang madu, kumbang, dan bunga yang hanyut, Bambang Saswanda Pagi telah lepas dan aku seperti biasa berkumpul dengan anak-anak Genesiss; ngobrol tentang apa saja. Tak sekalipun anak-anak Genesiss menyinggung kehidupanku di rumah Pak Win. Isen-iseng, pernah juga sekali dua kali keinginan untuk berkunjung ke rumah Pak Win dan nginap tapi selalu kutolak; aku yang datang ke mereka. Maling dan Ustadz, Imron Supriyadi
Soalnya apakah memang rakyat Indonesia perlu perubahan? George W. Bush menang 2 putaran karena dalam pemilihan 2004 orang Amerika justru mengharapkan ‘status quo.’ Sedang soal sara, Amerika perlu waktu 233 tahun merdeka sedang Indonesia baru 64 tahun. Jadi dengan status quo dan masih perlunya sara yang unggul adalah Susilo Bambang Yudhono, disusul Mega (karena menjabat presidennya sudah lebih dari 5 tahun lalu dan ada darah Bali) Satu, Dua, Dua, Liston P. Siregar
Dalam dendam luka bibir bunga, ditingkah gemulai kepak sayap sayap yang teralun rindu, aku kelu, merafal mantra birahi yang singkap. Oh yang setaman, didihkan wangimu, sampai kita saling memuji digemetar waktu berikutnya, hingga aku khidmat mengeja bahwa yang ditunduk jemari daun itu adalah bungaku yang hijrah dimusim semi, lamunku sungguh. Tentang madu, kumbang, dan bunga yang hanyut, Bambang Saswanda
Pagi telah lepas dan aku seperti biasa berkumpul dengan anak-anak Genesiss; ngobrol tentang apa saja. Tak sekalipun anak-anak Genesiss menyinggung kehidupanku di rumah Pak Win. Isen-iseng, pernah juga sekali dua kali keinginan untuk berkunjung ke rumah Pak Win dan nginap tapi selalu kutolak; aku yang datang ke mereka. Maling dan Ustadz, Imron Supriyadi