ceritanet situs karya tulis - edisi 285, september 2018                                             Facebook    Twittwr    Instagram
 sampul     sajak      laporan     cerpen    novel      memoar     catatan      foto     edisi lalu     kirim tulisan     tentang ceritanet      mailing list

Seorang Ibu adalah nyawa bagi sebuah rumah.
Pernahkah kalian merasa hati kosong saat pulang dan mendapati Ibu sedang tak berada di rumah? Aura rumah menjadi berbeda, perasaan bahwa ada sesuatu yang tak ada membuat suasana rumah tidak sempurna.
Sanie dan Ibu

Meski sangat sesaat, perasaan yang seolah berlubang itu akan muncul. Lalu perlahan mereda oleh sebuah kesadaran bahwa Ibu sedang bepergian, entah jauh atau sekedar mengunjungi tetangga. Dan Ibu telah menjelma “siput” yang membawa rumahnya ke mana pergi. Benar dinding rumah kita tak bergerak dan berdiri tegak di tempat semula, tapi nyawa dan aura rumah mengikuti bayang Ibu.
Ibuku Dalam Kenangan
- Sanie B Kuncoro

Herne Bay, 5 Agustus 2018
Herne Bay

Jassin,
Aku tak bertukar. Masih seperti dulu juga lagi. Tapi kalau 10 hari lagi dihukum tentu lemah dan jinak.
Relaas perkaraku akan membuktikan
aku ta' bersalah.
Apa?! Disumpahi Eros.

Surat Kepada H.B. Jassin 1 - Chairil Anwar

Tulisan lain

Dari Ibu Aku Belajar Mencintai - Woro Wahyuningtyas

Kepada Peminta-Minta - Chairil Anwar

Somme

Mirat Muda, Chairil Muda - Chairil Anwar

Warung Kopi -Jajang Kawentar

London

Buat Gadis Rasid - Chairil Anwar

Menegaskan ibadah orang Bali - Liston P Siregar

Ubud

Jangan REPLY ALL!! - Liston P Siregar

Puncak - Chairil Anwar

 

Lucerne

Saya Sie Yoe Lien, Dan Ini Bukan Fitnah - Linawati Sidarta

Persetujuan Dengan Bung Karno - Chairil Anwar

Kent

Robert Mugabe dan Setya Novanto, beda-beda mirip - Liston P Siregar

Malam Di Pegunungan - Chairil Anwar

St Agnes

Mereka-reka Pemerintahan Jokowi Mendatang, Kesabaran Masyarakat Sipil Masih Perlu - Liston P Siregar

Sorga - Chairil Anwar

Labuhan Bajo

©listonpsiregar2000