sampul
 seri jurnalistik
 sajak

 laporan
 cerpen

 novel
 memoar

 catatan
 foto

 edisi lalu
 kirim tulisan

 tentang ceritanet
 ikut
mailing list

twitter   facebook   


ceritanet              situs karya tulis - edisi 251, 24 agustus 2015
Tulisan lain

Pelarian - Chairil Anwar

Puisi - Jajang Kawentar

Teheran Dalam Stoples 15 - Aminatul Faizah

Dymchurch

Poltak dan Mamak, pada suatu sore - Liston P Siregar

Sia-sia - Chairil Anwar

Teheran Dalam Stoples 14 - Aminatul Faizah

Broadstairs

Ambruknya, atau munculnya, keping-keping Jokowi - Liston P Siregar

Nisan - Chairil Anwar

Teheran Dalam Stoples 13 - Aminatul Faizah

Devon

Mobilku - Sanie B Kuncoro

Teheran Dalam Stoples 12 - Aminatul Faizah

Kamboja

Perlawanan terhadap kaum penjajah dirayakan dengan deretan agenda yang jauh dari makna kemerdekaan. Penderitaan para pejuang saat merebut kemerdekaan nyaris tergerus oleh pendaran kembang api kepalsuan dan hingar bingar balap karung dan lomba makan krupuk. Pembinatangan Peringatan 17 Agustus - Imron Supriyadi

Kalau sampai waktuku
'Ku mau tak seorang 'kan merayu
Tidak juga kau

Aku - Chairil Anwar

Tangkahan
Tangkahan, Agustus 2015

Muharam tiba. Aku terbangun mendengar sayup-sayup suara ayah dari halaman depan. Kulihat ayah sedang mengibarkan bendera hitam. Aku berlari turun. Sambil mendongak ke atas untuk memastikan bendera tetap pada pucuknya, ayah mengikat tali di bawah. Setelah itu ayah mundur beberapa langkah dan melihat ke pucuk tiang bendera. Teheran Dalam Stoples - Aminatul Faizah

ceritanet©listonpsiregar2000