sampul
 seri jurnalistik
 sajak

 laporan
 cerpen

 novel
 memoar

 catatan
 foto

 edisi lalu
 kirim tulisan

 tentang ceritanet
 ikut
mailing list

Twittwr   Facebook   


ceritanet              situs karya tulis - edisi 271, 13 mei 2017

Tulisan lain

Mimpi Buruk Pilkada Jakarta - Liston P Siregar

Dengan Mirat - Chairil Anwar

G3 WA 7 (Gara-gara Grup WhatsApp) - Liston P Siregar

Teheran Dalam Stoples 35 - Aminatul Faizah

Folkestone

Kepada Pelukis Affandi - Chairil Anwar

Menanti kerja kelas menengah Jakarta - Liston P Siregar

G3 WA 6 (Gara-gara Grup WhatsApp) - Liston P Siregar

Teheran Dalam Stoples 34 - Aminatul Faizah

Chilham

Seandainya Ahok di rezim Orde Baru - Liston P Siregar

Lagu Siul - Chairil Anwar

G3 WA 5 (Gara-gara Grup WhatsApp) - Liston P Siregar

Teheran Dalam Stoples 33 - Aminatul Faizah

Beachy Head

Sungguh, jika ada kata diatas terimakasih yang bisa aku ungkapkan untuk semua pelajaran hidup yang diberikan oleh Pulau Morotai sudah tentu kugunakan kata-kata itu. Jika Pulau Morotai bisa membaca surat, sudah pasti akan sering-sering kukirimi surat berkalimat mesra. Ical Morotai Yang Menyeberang Lautan - Arifah Nugraheni

Tiba-tiba pula Badu menjadi favoritku. Pesan terbarunya dikirim Jumat jam 00.46:
“Obrolan PRT.
Inem: Eh Presiden Jokowi itu rupanya pernah pacaran sama Megawati.

Parti: Masak sih, kamu sok tau Nem.
Inem : La TV-TV bilang Megawati itu mantan presiden.
Selamat tidur Bro/Sis. Peace”

G3 WA 8 (Gara-gara Grup WhatsApp) Tamat - Liston P Siregar

Arlington

Seorang gadis lagi menyanyi
Lagu derita di pantai yang jauh
Kelasi bersendiri di laut biru, dari

Mereka yang sudah lupa bersuka
Buat Album D.S. - Chairil Anwar

Aku tiba di bandara Mehrabad Teheran. Semua orang rasanya tahu kalau aku adalah seorang pelancong. Bajuku sangat mencolok dengan warna kuning marun. Aku berjalan mencari sebuah taksi dengan perasaan sedikit aneh: aku tak yakin kalau Teheran dulu pernah aku tinggali. Teheran Dalam Stoples - Aminatul Faizah

ceritanet©listonpsiregar2000